Mengintip Four Cross MTB dan BMX di Sentul

BOGOR – Murdargo terlihat sumringah. Pesepeda MTB senior asal Puspa Cycling Club ini merasa puas atas animo penggemar MTB dan BMX dalam gelaran lomba yang digelar pada Minggu (22/08) lalu. Di Bukit Sentul, Bogor, Jawa Barat, para pesepeda beradu cepat dalam sebuah format baru: four cross.
Menurut Murdargo, ajang balap BMX dan MTB dengan memakai sistem four cross memang baru pertama kali dilakukan. Pada sistem four cross, empat peserta akan dilepas bersamaan dalam sebuah trek yang mirip kompetisi motocross. Mereka saling berlomba untuk menjadi yang terbaik saat melintasi garis finish. Bila salah perhitungan, seorang pesepeda bisa terpental dari arena balapan.
Menonton balapan ala four cross memang mengasyikkan. Para pesepeda langsung mengayuh pedal kuat-kuat begitu aba-aba start dibunyikan. Lewat hadangan berupa gundukan kecil, kayuhan justru makin cepat. Melayang sebentar lalu mendarat dan berjumpa kembali gundukan kecil. Lepas dari sini, trek terus menurun dengan sedikit menikung. Kalau tak hati-hati, bisa terpeleset di sini.
Tikungan tajam pertama langsung menghadang setelah turunan tadi. Lengah sedikit, posisi kita bisa disodok lawan. Beberapa pesepeda malah sempat terjatuh di sini, gara-gara saling rebutan waktu masuk tikungan. Jatuh, berarti kerugian. Lawan dengan cepat memanfaatkan kesalahan ini.
Tino Latuheru dari Puspa Cycling Club menjelaskan,”Panjang trek untuk four cross sekitar 600 meter. Trek ini menyajikan beberapa rintangan buatan, seperti empat superbowl, enam berm dan jumping trek. Paling menantang, ada pada berm besar, sebab peserta harus menggenjot pedal sepeda secepat-cepatnya agar lolos dari rintangan ini.
Menurut Goestarmono dari komunitas sepeda Zero Tutu 022, trek untuk four cross ini sudah cukup menantang. Rintangan dan tantangan yang disajikan sudah cukup bagus. ”Karena baru pertama kali diadakan, saya rasa rintangannya cukup. Nanti, kalau event-nya lebih rutin, rintangan bisa ditambah.” Hanya saja, ia mengkritik lebar trek yang dianggap kurang.
Trek yang sempit juga dikeluhkan Hendri Azwar (18). Penggemar sepeda MTB asal komunitas ngetop Jalur Pipa Gas (JPG) ini nyaris tabrakan dengan lawan. ”Daripada tabrakan, ya udah mending saya ambil lurus saja,” kata mahasiswa teknik fisika Universitas Islam Negeri Jakarta ini. Waktu ikut four cross, Hendri pakai sepeda merek Polygon Nemesis. Hasilnya, babak semifinal bisa diraih.
Rudy Ogel – penggemar sepeda MTB jenis downhill ikut mengadu nasib dalam lomba four cross. Sayang menjelang babak final, Rudy sempat tercecer. ”Sialan, gua udah leading tapi gara-gara tangan gue refleks nekan rem jadi goyang gue,” rutuk Rudy seusai menyelesaikan balapan. Walau kalah, Rudy mengaku tak kecewa. Sebab, ia mengaku ikut lomba hanya sekedar menyalurkan hobi semata. ”Gue puas yang penting udah ikut ngeramin dan ketemu banyak komunitas di sini.”
Melihat animo yang bagus, Murdargo berencana membuat gelaran dengan frekuensi yang teratur. Tujuannya, meraih bibit unggul di MTB dan BMX. Apalagi, bila melihat kondisi di negara-negara maju, seperti Inggris, Prancis dan Amerika Serikat, kompetisi four cross sudah digelar sejak lama.
”Ya, sekitar dua tahun ke belakanglah, four cross mulai ngetopnya,” kata Murdargo. Di negara-negara itu, kompetisi berjalan teratur dan berhasil memunculkan atlet-atlet berkualitas.Itu sebabnya, ia berharap kompetisi seperti ini dapat tumbuh di Indonesia. ”Sasaran kami sebetulnya ingin memperkenalkan four cross kepada komunitas MTB dan BMX, termasuk kepada pehobi sepeda baru.

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: